BOLA KETAN SERUNDENG

Salah satu penganan tradisional yang terbuat dari beras ketan dengan paduan santan dan parutan kelapa adalah bola ketan serundeng. Umumnya penganan dengan bahan beras ketan sangat sesuai dinikmati bersama santan atau parutan kelapa. Hal ini dikarenakan rasa gurih dari kelapa dan santan dapat menyatu dengan legitnya beras ketan. Kue ini bisa dinikmati sebagai camilan atau kudapan sore hari, juga bisa dibuat sebagai bekal untuk sekolah anak atau untuk piknik keluarga.

BOLA KETAN SERUNDENG

BAHAN BOLA KETAN:
600 gr beras ketan, rendam 3 jam
250 ml santan dari 1/2 butir kelapa
1 sdt garam halus

BAHAN SERUNDENG :
300 gr kelapa tua, kupas, parut memanjang
50 gr gula pasir
1 sdm gula merah, iris halus
1 sdm bawang putih goreng, haluskan
2 sdm bawang merah goreng, haluskan
1 sdt ketumbar, haluskan
1 cm serai
1 lembar daun salam
1/2 sdt garam halus

CARA MEMBUAT :
1. Untuk Serundeng : Campur kelapa parut dengan bawang merah, bawang putih, ketumbar, garam, serai, dan daun salam. Aduk rata. Masak dengan api kecil di atas wajan hingga kelapa setengah kering. Tambahkan gula merah dan gula pasir, masak kembali hingga serundeng berwarna kuning kecokelatan. Angkat dan dinginkan.
2. Untuk Bola Ketan : Kukus beras ketan 10 menit atau hingga menjadi aron, angkat.
3. Di tempat terpisah, rebus santan dengan garam hingga mendidih. Angkat. Siram aron ketan dengan santan panas, aduk rata. Diamkan hingga santan terserao habis. Kukus aron hingga ketan matang, angkat.
4. Selagi hangat, ambil sejumpur adonan ketan, bentuk bulat. Guling rata di atas serundeng kelapa.

Untuk : +/- 30 buah

Related Posts:



Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).