LAPEK BUGIS

Lapek bugis merupakan salah satu kue tradisional khas Sumatera Barat. Resep kue lapek bugis ini sebenarnya hampir sama dengan resep kue bugis ketan hitam, hanya saja dalam resep lapek bugis ini selain tepung ketan hitam, juga digunakan tepung ketan putih.

Perbedaan lainnya adalah sebelum ditutup dalam bungkusan kerucut daun pisang, adonan bulatan kuenya akan disiram terlebih dahulu dengan saus santan, sehingga lapek bugis ini akan terasa lebih gurih.

KUE LAPEK BUGIS

BAHAN KULIT :
175 gr tepung ketan hitam
75 gr tepung ketan putih
250 ml santan hangat
1 sdt garam
Daun pisang

BAHAN ISI :
250 gr kelapa muda, kupas parut
150 gr gula pasir
100 ml air
2 lembar daun pandan
1/2 sdt garam

SAUS SANTAN :
150 ml santan kental
2 sdm tepung beras
1 lembar daun pandan
1/4 sdt garam

CARA MEMBUAT :
1. Untuk Bahan Isi : Masak kelapa parut, gula pasir, air, daun pandan, garam di atas api kecil sambil diaduk-aduk terus sampai matang dan kering.
2. Untuk Bahan Kulit : Campur tepung ketan hitam, tepung ketan putih, dan garam dalam wadah, tuang santan hangat, uleni sampai adonan lembut. Pipihkan 20 gr adonan kulit, taruh 1 sdt adonan isi, lalu bulatkan.
3. Untuk Saus Santan : Didihkan semua bahan saus hingga kental.
4. Ambil selembar daun pisang, masukkan satu bulatan kue, siram saus santan di atasnya, lipat ujungnya hingga berbentuk segitiga atau kerucut.
5. Kukus kue selama 30 menit hingga matang.

Untuk : 4 orang

Related Posts:



Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).