KUE LEMPER ISI SERUNDENG

Kue lemper merupakan salah satu penganan tradisional khas Jawa yang populer di seluruh nusantara, terbuat dari beras ketan (nasi pulut) yang di bagian dalam biasanya diisi dengan bahan daging atau abon dan dibungkus dengan daun pisang, kemudian dikukus atau pun dibakar. Khusus untuk resep kue lemper ini tidak menggunakan bahan isi dari daging melainkan serundeng dengan cita rasa yang tidak kalah enaknya.

KUE LEMPER ISI SERUNDENG
BAHAN :
250 gr beras ketan putih, cuci bersih
300 ml santan kental dari 1 butir kelapa
1 lembar daun pandang, potong-potong
1/2 sdt garam halus
Daun pisang secukupnya Lidi atau tusuk gigi

BAHAN ISI SERUNDENG :
Parutan kelapa dari 1 butir kelapa
200 gr gula merah atau gula aren, sisir halus
6 butir bawang merah, haluskan
4 butir bawang putih, haluskan
2 batang serai, memarkan
2 cm lengkuas, memarkan
1 sdt garam halus

CARA MEMBUAT :
1. Untuk Serundeng : Campurkan bawang merah, bawang putih, serai, dan lengkuas dengan parutan kelapa. Masukkan garam dan gula merah. Aduk rata. Sangrai hingga kering dan giling halus. Serundeng siap digunakan sebagai bahan isi lemper.
2. Rendam beras ketan 2 jam, tiriskan. Kukus hingga setengah matang atau sekitara 15 menit. Angkat dan sisihkan.
3. Rebus santan, garam, dan daun pandan hingga mendidih. Angkat dan tuangkan santan panas ke dalam aron ketan, aduk rata.
Biarkan hingga santan meresap habis. Kukus kembali aron ketan selama 40 menit atau hingga beras ketan benar-benar matang. Angkat.
4. Ambil 2 sdm ketan, pipihkan, isi dengan 1/2 sdm serundeng. Bentuk menjadi bulat lonjong sambil ditekan-tekan supaya padat. Bungkus dengan daun pisang menyerupai lontong kecil dan semat dengan lidi pada kedua ujungnya. Lakukan seterusnya hingga adonan habis.
5. Kukus 15 menit dan angkat.
6. Olesi wajan datar dengan sedikit minyak, tata lemper di atasnya. Bakar hingga sebagian daun menguning. Angkat dan dinginkan.

Untuk : +/- 10 buah

Related Posts:



Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).