GETAS KETAN HITAM

Getas ketan hitam ini merupakan variasi dari kue gemblong pada resep sebelumnya, dengan ciri khas berupa penggunaan tambahan tepung ketan hitam selain tepung ketan putih dan salutan gula yang berwarna putih.

Karena istilah gemblong dan getas bisa saling menggantikan, maka getas ketan hitam ini juga bisa disebut gemblong ketan hitam.



BAHAN :
100 gr tepung ketan putih
100 gr tepung ketan hitam
100 gr kelapa parut kasar
150 ml santan hangat, dari 1/2 butir kelapa
1/2 sdt garam
Minyak goreng secukupnya

BAHAN BESTA :
200 gr gula pasir
150 ml air
1/4 sdt garam
2 lembar daun pandan, simpulkan

CARA MEMBUAT :
1. Campur tepung ketan putih, tepung ketan hitam, kelapa parut kasar, dan garam. Aduk rata.
2. Tuang santan sedikit demi sedikit sambil diuleni sampai kalis.
3. Ambil sedikit adonan. Bentuk bulat lonjong pipih.
4. Goreng dalam minyak yang sudah dipanaskan di atas api sedang sampai matang. Angkat dan dinginkan.
5. Bahan Besta : Panaskan gula pasir, air, garam, dan daun pandan sambil diaduk sampai kental dan berbusa.
6. Tambahkan getas. Aduk sampai terbalur besta gula. Matikan api. Aduk lagi sampai balutan besta gula merata dan kering.

Untuk : 16 buah

Foto : Waspada

Related Posts:



Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).