CAKE TAPE KETAN KUKUS

Cake tape ketan kukus ini dibuat dengan memakai campuran bahan-bahan tradisional khas nusantara, yakni tape ketan hijau (tape ketan yang diberi pasta atau esens pandan), tape ketan hitam, dan santan.

Cake tape ketan kukus ini cocok dijadikan sebagai kudapan manis sebagai teman minum teh di sore hari. Bisa juga disajikan pada saat perayaan hari besar keagaamaan, seperti Lebaran, Natal, dan juga Tahun Baru. Cara membuatnya sangat mudah, tinggal dikukus dan bahan-bahannya pun cukup murah serta mudah diperoleh.



BAHAN :
4 butir telur
100 gr gula pasir
150 gr tepung terigu
100 ml santan kental
3 sdm tape ketan hijau
3 sdm tape ketan hitam
Cetakan/loyang persegi ukuran 18 cm, alasi kertas roti, olesi minyak

CARA MEMBUAT :
1. Kocok telur bersama gula hingga mengembang. Tambahkan tepung yang sudah diayak. Aduk perlahan hingga rata.
2. Masukkan santan. Aduk rata. Bagi adonan menjadi 2 bagian. Masing-masing beri tape ketan hijau dan tape ketan hitam. Aduk rata.
3. Panaskan dandang. Tuang setengah bagian adonan hijau ke dalam cetakan/loyang persegi. Kukus hingga beku. Tuang adonan hitam. Kukus kembali. Lakukan hal yang sama hingga seluruh adonan habis. Kukus kembali selama 25 menit.

Untuk : 24 potong

Related Posts:



Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).