KUE PUTU AYU

Kue putu ayu merupakan salah satu kue tradisional populer yang berasal dari daerah Jawa. Tampilan kuenya dengan taburan kelapa parut berwarna putih di bagian atas, dan bagian bawahnya yang berwarna hijau, memang ayu dipandang mata sesuai nama kuenya. Kue putu ayu ini memiliki kemiripan dengan kue putu gula merah sebelumnya.

Kue putu ayu dengan tekstur kue yang lembut ini cocok disajikan sebagai hidangan untuk acara arisan atau acara keluarga lainnya.

KUE PUTU AYU

BAHAN :
50 gr tepung terigu protein sedang
50 gr tepung beras
75 gr gula pasir
3 butir telur
1/4 sdt garam
1 sdt emulsifier (SP/TBM) 1/2 sdt baking powder
100 gr santan kental dari 1/2 butir kelapa, rebus (takar 75 ml)
25 ml air daun suji (dari 30 lembar daun suji dan 3 lembar daun pandan)

BAHAN KELAPA PARUT (ADUK RATA):
100 gr kelapa parut panjang
1/4 sdt garam

CARA MEMBUAT :
1. Oles tipis cetakan putu ayu dengan minyak makan, sendokkan kelapa parut di dasar cetakan.
2. Kocok telur, garam, gula pasir, dan emulsifier sampai mengembang. Masukkan tepung terigu, tepung beras, dan baking powder sambil diayak dan diaduk rata.
3. Tambahkan santan dan air daun suji sedikit demi sedikit sambil diaduk perlahan. 4. Tuang ke dalam cetakan putu ayu yang sudah dialasi kelapa parut.
5. Kukus 12 menit dengan api sedang sampai matang.

Untuk : 28 buah

Related Posts:



Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).