KUE PUTRI SELAT

Ciri khas kue putri selat ini terdiri dari tiga lapisan kue dengan warna hijau, cokelat, dan putih. Lapisan warna hijau berasal dari penggunaan air daun suji, warna cokelat dari gula merah, dan warna putih dari santan dan tepung beras. Penggunaan bahan santan sangat dominan, yang diperlukan untuk semua lapisan kue putri selat.

Kue putri selat terutama dikenal sebagai kue tradisional khas Banjar, Kalimantan Selatan. Namun kue putri selat juga bisa ditemukan di Pulau Sumatera. Sementara di Semenanjung Malaysia dan Singapura, terdapat kue dengan nama putri salat, yang ternyata merupakan nama lain dari kue lapis ketan sarikaya atau kue serimuka yang kita kenal di Indonesia.

KUE PUTRI SELAT

BAHAN :
LAPISAN 1 (WARNA HIJAU):
225 gr tepung beras
250 gr gula pasir
75 gr tepung kanji
3/4 sdt garam
75 ml air daun suji (dari 30 lembar daun suji dan 10 lembar daun pandan)
300 ml santan hangat, dari 1/2 butir kelapa parut
450 ml santan panas, dari 1/2 butir kelapa parut
3/4 sdt garam

LAPISAN 2 (WARNA COKELAT) :
450 ml santan panas, dari 1/2 butir kelapa parut
200 gr gula merah, sisir
25 gr gula pasir
225 gr tepung beras
75 gr tepung kanji
3/4 sdt garam
375 ml santan hangat, dari 1/2 butir kelapa parut

LAPISAN 3 (WARNA PUTIH) :
75 gr tepung beras
25 gr tepung kanji
600 ml santan, dari 1 butir kelapa parut
1/2 sdt garam
2 lembar daun pandan

CARA MEMBUAT :
1. Untuk Lapisan 1 (Warna Hijau) : Aduk tepung beras, tepung kanji, gula, garam, dan air daun suji. Tuang santan hangat sambil diaduk rata. Tuang santan panas, aduk rata kembali. Sisihkan.
2.Untuk Lapisan 2 (Warna Cokelat ) : Aduk santan panas, gula merah, dan gula pasir hingga larut, saring. Sisihkan. Aduk rata tepung beras, tepung kanji, garam, dan santan hangat. Tambahkan campuran santan-gula merah. Aduk rata, sisihkan.
3. Untuk Lapisan 3 (Warna Putih) : Campur rata semua bahan, masak di atas api kecil sambil diaduk hingga mengental. Angkat, sisihkan.
4. Tahap Penyelesaian : Tuang lapisan 1 ke dalam loyang persegi ukuran 24x24x7 cm yang sudah diolesi minyak dan dialasi plastik. Kukus dalam dandang panas hingga matang (+/- 20 menit).
5. Tuang lapisan 2, ratakan. Kukus hingga matang (+/- 20 menit).
6. Tuang lapisan 3, ratakan. Kukus kembali hingga matang (+/- 20 menit). Angkat. Setelah kue tidak panas lagi, potong-potong segi empat. Sajikan.

Untuk : 36 potong

Related Posts:



Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).