KUE LAPIS GULUNG NANGKA

Kue lapis gulung nangka ini bentuknya mirip dengan bolu gulung yang merupakan jenis kue modern dari barat. Yang membedakannya adalah proses pembuatan dan bahan yang digunakan. Kue lapis gulung nangka dibuat melalui proses pengukusan, sedangkan kue bolu gulung umumnya dipanggang. Bahan utama untuk membuat kue lapis gulung nangka adalah tepung beras, kanji, dan santan, sedangkan bolu gulung umumnya menggunakan tepung terigu, telur, mentega, margarin, dan susu.

KUE LAPIS GULUNG NANGKA
BAHAN :
200 gr tepung beras
100 gr tepung kanji
250 gr gula pasir
Garam secukupnya
300 ml santan kental untuk menguleni
300 ml santan kental
Pewarna hijau
10 mata buah nangka, buang bijinya, potong dadu kecil
Loyang persegi 22 cm, alasi plastik, olesi minyak

CARA MEMBUAT :
1. Campur tepung beras dengan tepung kanji, gula pasir, dan garam, aduk rata. Tuangkan santan sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga lembut.
2. Tuang santan lainnya. Aduk rata dan saring. Bagi adonan menjadi dua bagian, sebagian diberi warna hijau, dan bagian yang lain dibiarkan putih.
3. Panaskan dandang. Tuang 1 sendok sayur adonan putih ke dalam loyang, taburi nangka. Kukus hingga mengkilap. Tuang 1 sendok sayur adonan hijau, kukus hingga matang.
4. Keluarkan dari loyang. Alasi plastik. Balikkan, sehingga bagian atas (hijau) menjadi di bawah. Gulung sambil dipadatkan. Ikat kedua ujungnya dengan benang. Dinginkan.
5. Potong-potong sehingga terlihat lapisan kue.

Untuk : 20 potong

Related Posts:



Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).