KUE GULUNG TAPE KETAN HITAM

Kue gulung tape ketan hitam ini bisa dikategorikan sebagai kue gulung khas nusantara karena menggunakan bahan tradisional Indonesia berupa tape ketan hitam. Dari segi tampilan, sepintas kue gulung ini mirip dengan kue dadar gulung karena selain digulung, kulit kuenya juga sama-sama berwarna hijau. Yang berbeda adalah bahan isinya dan cara menggulung atau membungkus bahan isi tersebut serta ketebalan kulit kuenya.

Kue gulung tape ketan hitam ini cocok dijadikan sebagai kue hidangan untuk menyemarakkan kemeriahan acara arisan.

KUE GULUNG TAPE KETAN HITAM

BAHAN KUE :
100 gr tape ketan hitam, tiriskan 5 butir telur
150 gr gula pasir
200 gr tepung terigu
150 ml santan
1 sdm esens pandan
2 tetes pewarna hijau

BAHAN ISI :
80 gr gula pasir
200 ml susu
30 gr tepung maizena
2 sdm cokelat masak
1 butir kuning telur

CARA MEMBUAT :
1. Kocok gula dan telur hingga kaku, lalu masukkan tepung terigu, aduk perlahan. 2. Tuangkan santan, esens pandan dan pewarna hijau. Masukkan ke dalam 4 loyang ukuran 20x20x2 cm yang telas dioles margarin, tabirkan tape ketan hitam. Kukus sampai matang. 3. Didihkan dulu bahan isi selain cokelat masak dan kuning telur sambil diaduk. Matikan api, aduk hingga uap menghilang, lalu tambahkan kuning telur. Aduk cepat, didihkan kembali.
4. Matikan api lagi, masukkan coklat masak, aduk rata.
5. Oleskan bahan isi ke atas kue, lalu gulung dan potong-potong setelah dingin.

Untuk : 30 potong

Related Posts:



Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).