BITTERBALLEN KEJU



Ada yang suka bitterballen? Sama donk kita hehehe. Bitterballen adalah kudapan yang konon aslinya berasal dari Belanda dan mirip dengan kroket. Bedanya kroket dibuat dari campuran kentang yang dihaluskan sedangkan bitterballen dibuat dari campuran daging, tepung terigu, margarin dan susu. Bitterballen biasanya berbentuk bulatan kecil, sedangkan kroket biasanya berbentuk lonjong. Baik bitterballen ataupun kroket, dibalut dengan tepung panir atau tepung roti dan kemudian digoreng. Biasanya disajikan dengan saus mayo ataupun mustard. 

Bitterballen ini cukup mudah cara pembuatannya dan bisa divariasikan menyesuaikan selera keluarga. Apabila bosan dengan isian daging sapi, bisa diganti dengan ayam, udang atapun tuna. Bitterballen yang kubuat kali ini tetap memakai resep yang biasa kupakai, bedanya aku menambahkan potongan keju di dalamnya. Lebih enak memakai keju quick melt, sehingga setelah digoreng akan ada lelehan keju di dalam bitterballen. Karena tidak ada stok keju quick melt, jadi aku pakai keju cheddar yang dipotong dadu. 






BITTERBALLEN KEJU

Bahan :
100 gr margarin
1 butir bawang bombay, cincang halus
2 siung bawang putih, memarkan dan cincang halus
150 gr tepung terigu serbaguna
350 ml susu cair
200 gr daging giling yang sudah ditumis dulu
garam, merica bubuk, pala bubuk dan gula pasir secukupnya
1 batang daun bawang, iris halus
50 gr keju cheddar potong dadu kecil

Pelapis :
3 butir telur, kocok lepas
(aku pakai stok putih telur)
tepung panir secukupnya

Cara Membuat :
- Panaskan margarin hingga leleh, tumis bawang bombay dan bawang putih hingga harum dan layu.
- Masukkan terigu, aduk rata hingga berbulir-bulir.
- Tuang susu sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga rata dan kental.
- Masukkan daging giling yang sudah ditumis, bumbui dengan garam, merica bubuk, pala bubuk dan gula pasir. Aduk rata dan test rasa.
- Masukkan daun bawang. Aduk rata dan matikan api.
- Setelah hangat, bentuk bulatan kecil, beri isian keju dan bulatkan kembali. Lakukan hingga habis.
- Gulingkan bitterballen ke tepung panir, celupkan ke kocokan telur dan gulingkan kembali ke tepung panir hingga rata. Lakukan hingga habis.
- Diamkan di kulkas selama kurang lebih 30-60 menit sebelum digoreng agar tepung panir menempel sempurna.
- Panaskan minyak, goreng bitterbalen hingga coklat keemasan.
- Angkat dan tiriskan. Sajikan hangat.





Lembut di dalam dan crunchy di luar. Aslinya bitterballen ini berbentuk bulatan kecil ya. Kalau aku yang bikin, awalnya aja kecil-kecil, lama-lama bulatannya jadi tambah gede karena pengennya cepat-cepat selesai hehehehe. Kalau untuk dijual, lebih baik ditimbang bulatannya ya biar bentuknya bisa seragam dan cantik. 
Biasanya kami menyantap bitterballen ini memakai saus sambal favorit atau juga dengan saus mayo. Kadang ayah malah minta cabe rawit untuk menyantapnya. Indonesia banget deh ya hahaha. Bitterballen ini biasanya aku frozen juga. Aku bikin yang banyak sekalian, sisanya yang tidak digoreng dimasukkan ke wadah tertutup dan disimpan di freezer. Kalau pas males nguprek di dapur, tinggal keluarkan bitterballen, thawing sebentar dan siap digoreng. Nyam...nyaam...


Selamat mencoba ...semoga sesuai dengan selera keluarga ^_^




Related Posts:



Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).