PUDING ROTI COKLAT



Setelah baking blue selama beberapa saat, akhirnya proyek pertama pedekate kembali dengan oven adalah bikin puding roti coklat. Ada beberapa teman yang bertanya, bisa juga baking blue ya hehehe. Pastinya bisa donk, pasti ada juga masa jenuhnya. Tapi di saat baking blue, aku malah deket-deket ama klakat dan wajan hihihi. Maksudnya bikin cemilan yang dikukus atau digoreng.
Udah cukup lama juga gak bikin puding roti, padahal ini adalah salah satu dessert favorit anak-anak. Kebetulan lagi ke supermarket dan liat roti tawar coklat, langsung deh kepikiran untuk membuat puding roti coklat. Kali ini aku membuat langsung di pinggan besar, jadi teksturnya aku mau yang lebih padat sehingga mudah dipotong. Bukan berarti jadi keras ya, teksturnya tentu saja tetap lembut khas puding roti. 

PUDING ROTI COKLAT

Bahan :
1 bungkus (12 lembar) roti tawar coklat
600 ml susu cair
125 gr gula pasir (atau sesuai selera)
3 butir telur
1 kuning telur
1 sdt vanilla
3 sdm margarin leleh
1 sdm coklat bubuk

Taburan :
chocochips (aku pakai choco crispy balls)
cherry kering 

Cara Membuat :
-  Panaskan oven 170'C. Siapkan pinggan tahan panas, oles tipis dengan margarin. Sisihkan.
- Potong-potong roti tawar, atau boleh juga disobek-sobek.
- Campur susu dengan gula pasir, aduk hingga larut. Kalau aku kemarin dipanaskan sebentar susunya cukup sampai gula larut. Angkat dan dinginkan.
- Masukkan telur, aduk hingga rata menggunakan whisk.
- Masukkan margarin leleh dan vanilla. Aduk rata kembali.
- Ambil 100 ml larutan susu, hangatkan kembali sebentar dan campur dengan coklat bubuk. Sisihkan.
- Tata 1/3 bagian roti tawar di dasar pinggan. Tuang 1/2 larutan susu, biarkan meresap.
- Taburi permukaannya dengan chocochips dan tata kembali roti tawar di atasnya.
- Tuang sisa larutan susu, biarkan meresap kembali.
- Tata kembali dengan sisa roti tawar dan tuang dengan larutan susu yang sudah dicampur dengan coklat bubuk.
- Taburi atasnya dengan chocochips dan cherry.
- Panggang dengan cara steam bake (panggang di atas air) selama kurang lebih 20 menit setelah itu turunkan suhunya menjadi 150 menit dan lanjutkan memanggang selama kurang lebih 30 menit atau hingga set. 
- Siap disajikan hangat atau dingin.




Kali ini fotonya pelit yaa...maksudnya cuma ada potongan kecil hehehe. Sebenarnya niat banget mau fotoin utuhnya, tapi ternyata udah keburu dipotong-potong. Jadi gak usah foto utuhnya ya, cukup foto sepiring kecil ini. Eh ya...ada nih foto pinggannya...ini dia hihihi..



Almost done ^^


Related Posts:



Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).