SAPO TAHU UDANG



Bismillahirrohmanirrohim..Masih postingan dengan tema tahu dan udang ya. Yang ini adalah sapo tahu udang.  Bikinnya super gampang dan cepat, habisnya lebih cepat lagi hehehe. Sapo tahu (sapo tofu) adalah salah satu sajian Chinese Food. Mirip dengan capcay dengan beragam isian dan biasanya disajikan dalam porsi besar untuk dinikmati bersama-sama. Sesuai dengan namanya, maka tentu saja bahan yang wajib ada adalah egg tofu atau ada pulang yang menyebutnya tahu jepang. Egg tofu ini teksturnya sangat lembut dan memang banyak diolah menjadi sajian Chinese Food.

Masih punya stok tofu di kulkas, jadi yang terpikir pertama kali memang diolah menjadi sapo tahu. Anak-anak suka sekali dengan sapo tahu buatan bundanya. Ya iya lah yaa...yang ada tiap hari cuma masakan bundanya hihihi. Ubrek-ubrek kulkas cari bahan, masih ada udang, jamur hioko, bakso ikan, wortel dan seuprit brokoli. Jadi harap maklum kalau sapo tahunya beda dengan yang biasa dijumpai di resto Chinese Food. Kali ini memang ala bunda dengan bahan-bahan yang ada ^^






SAPO TAHU UDANG

Bahan :
1 buah tofu, potong-potong
 (lumuri dengan sedikit maizena dan goreng hingga berkulit)
1 butir bawang bombay, iris memanjang
3 siung bawang putih, memarkan
2 cm jahe, memarkan
100 gr udang, bersihkan, sisakan ekor dan kerat punggungnya
10 butir bakso ikan, belah 3
3 buah wortel, iris serong
1 kuntum brokoli, potong-potong per tangkai
2 buah jamur hioko (rendam hingga lunak dan potong-potong)
3,5 sdm saus tiram
2 sdm kecap ikan
3/4 sdt garam
1/2 sdt merica bubuk
1/2 sdt gula pasir
700 ml air kaldu ayam
2 helai daun bawang, iris-iris
2 sdm tepung sagu, larutkan dengan sedikit air
1 sdt minyak wijen
2 sdm minyak untuk menumis

Cara Membuat :
- Panaskan minyak, tumis bawang bombay, bawang putih dan jahe hingga harum.
- Masukkan udang dan bakso ikan. Aduk dan masak hingga udang berubah warna.
- Masukkan wortel, masak hingga setengah lunak.
- Masukkan brokoli dan jamur. Aduk rata.
- Masukkan saus tiram, kecap ikan, garam, merica bubuk dan gula pasir. Aduk rata.
- Tuang air kaldu dan tofu. Aduk perlahan.
- Masak hingga mendidih dengan api kecil. Test rasa.
- Masukkan larutan tepung sagu sedikit demi sedikit hingga kekentalan yang diinginkan. Biarkan mendidih kembali.
- Masukkan daun bawang dan minyak wijen. Aduk sebentar.
- Angkat dan sajikan hangat.




Bila tidak suka tofu dengan baluran maizena saat digoreng, bisa diskip aja ya. Bisa memakai tofu yang langsung digoreng. Jamur yang bisa dipakai antara lain jamur kancing atau jamur kuping. Enaak deh. Bisa juga menambahkan bunga kol sehingga sayurannya lebih lengkap. Kalau suka bisa juga menambahkan jagung muda yang diiris serong. Di beberapa resto aku pernah menikmati sapo tahu yang sangat kental. Kalau aku lebih suka yang tidak kental sekali, karena lebih segar menurutku. Anak-anak juga suka sekali dengan kuah kentalnya ini. Silahkan disesuaikan dengan selera keluarga ya.
Eh ya...lagi males mati gaya kalau foto-foto nih. Males ngeluarin properti, males nata-natanya. Jadinya ya seperti ini hehehe.
Happy cooking ^^









Related Posts:



Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).