CHEESY BOLOGNESE SCHOTEL



Bismillahirrohmanirrohim....macaroni schotel again ^^
Kebetulan masih punya saus bolognese homemade di kulkas, bahan-bahan untuk schotel juga lengkap di "kotak ajaib", jadi mari bikin schotel aja yuuk. Jangan bosen-bosen ya kalau postingannya lagi-lagi tentang macaronie schotel.
Karena aku ingin menambahkan saus bolognese sebagai lapisan di schotelku ini, jadi di adonannya aku tidak menambahkan daging giling ataupun kornet. Sebenarnya sih karena lagi gak punya stok aja hihihi. Tapi memang di saus bolognese homemade-ku daging gilingnya sudah berlimpah kok. Kali ini bikinnya juga tanpa saus putih atau saus bechamel, juga karena persediaan susu yang terbatas. Jadi sebenarnya walaupun bahan lengkap, tapi stoknya terbatas xixixix. Gak jadi halangan kan untuk bikin schotel ^^
Resep schotel bisa memakai resep sesuai selera aja ya, asal cemplang cemplung juga oke kok.







CHEESY BOLOGNESE SCHOTEL

Bahan Macaroni Schotel
200 gr macaroni, rebus hingga al-dente
1/2 butir bawang bombay cincang halus
2 siung bawang putih, cincang halus
4 buah sosis, iris tipis
350 ml susu cair
3 butir telur kocok lepas
25 gr keju cheddar parut halus
25 gr keju parmesan halus
1/2 sdt garam
1/2 sdt gula pasir
1/4 sdt merica bubuk
1 sdt oregano
2 sdm minyak untuk menumis
keju cheddar parut secukupnya untuk topping

Cara Membuat :
- Panaskan minyak, tumis bawang bombay dan bawang putih hingga harum.
- Masukkan sosis, aduk rata hingga berubah warna.
- Tuang susu sedikit demi sedikit sambil diaduk. Masukkan macaroni, keju cheddar dan keju parmesan. Aduk perlahan.
- Bumbui dengan garam, gula dan merica bubuk. Matikan api.
- Setelah hangat, masukkan kocokan telur. Aduk perlahan hingga rata.
- Masukkan oregano, aduk rata.

Bahan Saus Bolognese Homemade :
5 buah tomat, blender hingga halus
1 kaleng kecil pasta tomat (aku pakai del monte)
250 gr daging giling
1/2 butir bawang bombay cincang halus
2 siung bawang putih, cincang halus
50-100 ml air
1/2 sdt garam
1-2 sdm gula pasir (atau sesuai selera)
1/2 sdt merica bubuk
1/2 sdt oregano
1 sdm minyak untuk menumis

Cara Membuat :
- Panaskan minyak, tumis bawang putih dan bawang bombay hingga harum.
- Masukkan daging giling, masak hingga berubah warna.
- Tuang pasta tomat dan tomat blender. Aduk hingga rata.
- Bumbui dengan garam, gula pasir dan merica bubuk. Aduk rata.
- Tuang air sedikit demi sedikit. Masak hingga mengental.
- Masukkan oregano, aduk rata.
- Angkat dan siap digunakan.

Penyelesaian :
- Siapkan pinggan tahan panas (aku pakai ramekin kecil), oles tipis dengan margarin.
- Tuang adonan macaroni schotel hingga 1/2 pinggan, tuang saus bolognese di atasnya. Ratakan hingga menutupi seluruh permukaan.
- Tuang kembali dengan adonan macaroni
- Beri topping keju cheddar parut.
- Panggang dalam oven suhu 170'C hingga matang.
- Angkat dan sajikan hangat.

Yeaaay.....cheesy bolognese schotel ini jadi sarapan lezat keesokan harinya. Anak-anak tinggal pilih warna ramekin yang mereka suka aja. Jadi yang ada di foto ini berarti yang tidak dipilih anak-anakku hehehe.







Almost done !! Alhamdulillah...

Chessy bolognese schotel ini adalah entry untuk even NCC Cheese Culinary Week. Yeaaay...I've got the badge. Thanks NCC







Related Posts:



Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).