IDFB #14 AREM-AREM



Bismillahirrohmanirrohim....kembali berpartisipasi dalam challenge IDFB setelah beberapa kali absen.
IDFB challenge #14 kali ini temanya adalah "Olahan Beras", bekerjasama dengan PUREGREEN sebagai salah satu merk dagang dan pemasok beras organik.

PUREGREEN Organic Rice adalah beras 100% Organik bebas kimia dan pestisida yang sangat sehat dikonsumsi oleh seluruh keluarga. Sejak diluncurkan tahun 2009 PUREGREEN mendapat respon yang luar biasa dari konsumennya. Hingga kini PUREGREEN tetap berupaya mempersembahkan beras yang terbaik untuk kesehatan keluarga Anda.
Beberapa keunggulan dari beras PUREGREEN antara lain adalah :
1. Lebih sehat
2. Rasa lebih gurih
3. Lebih tahan basi
4. Kaya mineral dan vitamin
5. Karena tidak mengandung bahan
kimia, maka baik dikonsumsi oleh penderita diabetes, wasir,
kolesterol, asam urat, darah tinggi, dll
6. Kaya anti oksidan dan zat2 lain yang membantu mencegah kanker dan serangan jantung
7. Meningkatkan daya tahan tubuh, terutama untuk anak-anak.
8. Cocok untuk program diet.
Sumber : http://puregreenorganic.com/

 Untuk challenge kali ini saya memilih mengolah beras menjadi Arem-arem. 
Arem-arem adalah salah satu sajian tradisional Indonesia yang berupa nasi aron setengah matang dengan isian sambel goreng yang dibungkus daun pisang. Arem-arem kemudian dikukus sampai benar-benar matang. Sekilas arem-arem mirip dengan lontong, tapi bentuknya lebih pendek. Arem-arem juga mirip dengan lemper, tapi beda bahan baku karena lemper menggunakan ketan sebagai bahannya. Tekstur arem-arem cukup lembut, tapi tidak seperti lontong yang sudah tidak terlihat lagi butiran berasnya. Teksturnya juga lebih lembut apabila dibandingkan dengan tekstur nasi bakar atau bahkan lemper. Gurihnya nasi aron dipadukan dengan sambel goreng, tentunya sedap untuk dinikmati.

Arem-arem ini cukup mengenyangkan sehingga banyak yang menyantapnya sebagai menu sarapan. Pada beberapa daerah di Jawa, arem-arem sering dijajakan di terminal, stasiun atau bahkan dalam bis. Hal tersebut disebabkan karena cukup mengenyangkan, maka arem-arem cocok dijadikan sebagai bekal dalam perjalanan. Selain berisi sambel goreng, pada perkembangannya banyak variasi isian arem-arem, mulai dari tumisan sayur dan tahu tempe, oncom atau bahkan abon. Silahkan disesuaikan dengan selera keluarga.








Sedikit cerita tentang arem-arem. Keluarga saya yang dulu berdomisili di Jawa Tengah, tentunya sangat familier dengan arem-arem. Papa sangat menyukai arem-arem dan tentu saja dulu Mama cukup sering membuatnya. Apabila Papa akan bertugas ke luar kota, bisa dipastikan arem-arem ini jadi salah satu bekal yang dibawa. Sampai sekarang, disaat kondisi Papa yang sudah cukup lama sakit, arem-arem tetap jadi salah satu favorit beliau. Kebetulan beberapa hari ini nafsu makan Papa menurun, otomatis kondisi badan beliau juga menurun. Hidangan rumah yang biasanya dengan lahap disantap, kali ini hanya separuhnya saja. Alhamdulillah...beliau tetap lahap menikmati arem-arem yang saya buat ini. Sedikit lega, karena paling tidak tetap ada makanan yang beliau konsumsi. Sehat terus ya Pa ^^

AREM-AREM

Bahan :
350 gr beras PUREGREEN 
900 ml santan dari 1 butir kelapa
1,5 sdt garam
2 lembar daun pandan, simpulkan
daun pisang untuk membungkus

Bahan Isian Sambel Goreng:
250 gr fillet ayam potong dadu kecil
300 gr kentang, potong dadu kecil
2 lembar daun salam
1 ruas lengkuas, geprek
1 sdt air asam jawa
1 sdm gula pasir (sesuai selera)
1/2 sdm garam (sesuai selera)
300 ml santan kental
3 cabe merah besar, iris tipis
2 sdm minyak untuk menumis

Bumbu Halus Isian Sambel Goreng :
7 butir bawang merah
5 siung bawang putih
2 butir kemiri sangrai
5 cabe merah besar
3 cabe rawit (sesuai selera)

Cara Membuat  Sambel Goreng :
- Panaskan minyak, tumis bumbu halus hingga harum, masukkan cabe merah iris tipis, daun salam dan lengkuas. Aduk rata.
- Masukkan fillet ayam, aduk rata dan biarkan sebentar.
- Tuang santan kental sedikit demi sedikit sambil diaduk. Masukkan kentang.
- Tuang air asam jawa dan bumbui dengan garam serta gula pasir.
- Masak hingga bumbu meresap dan santan menyusut. Test rasa.
- Angkat dan siap digunakan.

Cara Membuat Arem-Arem
- Rebus santan bersama daun pandan dan garam hingga mendidih sambil terus diaduk.
- Masukkan beras puregreen yang sudah dicuci bersih, masak hingga santan terserap sambil diaduk sesekali. Matikan api.
- Ambil selembar daun pisang, sendokkan aronan beras dan ratakan. Tambahkan bagian isi dan tutup kembali dengan aronan beras.
- Gulung sambil dipadatkan dan sematkan batang lidi pada kedua sisinya. Lakukan hingga semuanya habis.
- Panaskan kukusan dan masukkan arem-arem. Kukus selama kurang lebih 45-60 menit.
- Angkat dan siap disajikan.



Nasi aron dan sambal goreng siap dibungkus




Arem-arem siap dikukus hingga matang

Arem-arem ini sengaja saya buat tidak terlalu pedas agar anak-anak juga bisa menikmatinya. Anak-anak juga menyukai arem-arem dan cukup lahap memakannya. Takaran pedas pada isian sambel goreng silahkan disesuaikan dengan selera ya.







Terima kasih challenge-nya IDFB dan PUREGREEN.





Related Posts:



Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).