IKAN KUAH ASANG



Bismillahirrohmanirrohim....entry untuk event MasBar (Masak Bareng Yuuk). Untuk bulan ini temanya adalah Masakan Manado. 
Masakan Manado mempunyai cita rasa yang khas. Biasanya bumbunya simpel dan ringan, kaya dengan rempah daun dan pedas. Rempah daun yang biasa dipakai antara lain daun jeruk, daun kunyit, kemangi dan juga pandan. Mungkin bagi yang lain terasa aneh ya kalau daun pandan dijadikan sebagai rempah dalam masakan, karena biasanya hanya sebagai penyedap dalam pembuatan dessert atau kue. Namun bagi masyarakat Manado, daun pandan umum digunakan dalam masakan. 




Untuk entry bulan ini aku memilih membuat ikan kuah asang atau ada juga yang menyebutnya ikan kuah asam. Menu ini cukup mudah pembuatannya, hanya memakai bumbu iris-iris saja, jadi cocok lah ya buatku yang males masak ribet hehehe. Ikan yang digunakan bisa kakap, tenggiri, kerapu atau juga patin. Kali ini aku memakai fillet ikan tenggiri yang dipotong memanjang. Maksud hati sih biar mantap makannya, jadi gak dipotong kecil-kecil ^_^




Resep yang kupakai adalah adaptasi dari Primarasa dan aku tambahkan lagi beberapa rempah-rempah. Berikut ini resep modifikasinya ya

IKAN KUAH ASANG

Bahan :
500 gr ikan tenggiri / kakap / kerapu (aku pakai fillet), potong sesusai selera
1/2 sdt garam
1500 ml air
10 helai daun jeruk, buang tulang daunnya dan sobek-sobek
1 helai daun kunyit, ikat
1 helai daun pandan, ikat
1 batang serai, memarkan
3 cm jahe, memarkan
3 cm lengkuas, memarkan
8 butir bawang merah, iris tipis
2 siung bawang putih, iris tipis
5 buah cabe merah besar, iris serong
15 cabe rawit 
2 sdt garam
1 sdm gula pasir
4 buah tomat hijau, belah 4
1 ikat kemangi
2 batang daun bawang, potong-potong
1 buah jeruk nipis, ambil airnya

Cara Membuat :
- Lumuri ikan dengan garam dan air jeruk nipis. Diamkan selama kurang lebih 30 menit.
- Didihkan air, masukkan daun jeruk, daun kunyit, daun pandan, serai, jahe dan lengkuas. 
- Kecilkan api kemudian masukkan bawang merah, bawang putih, cabe merah besar dan cabe rawit. Tutup panci dan biarkan mendidih kembali di atas api kecil.
- Besarkan api, masukkan ikan, tomat hijau, daun bawang, garam dan gula. Masak selama kurang lebih 10  menit hingga meresap (jangan terlalu lama dan terlalu sering diaduk, supaya ikan tidak hancur).
- Menjelang diangkat, masukkan kemangi dan air jeruk nipis. Masak sebentar hingga kemangi layu.
- Hidangkan panas.

Banyak yang mengatakan kalau resep aslinya tanpa gula lho. Tapi bagiku  rasanya kurang pas aja kalau memasak tanpa gula hehehe. Silahkan disesuaikan dengan selera aja ya.
Rasa asamnya memang tidak terlalu kuat, mungkin karena hanya memakai tomat hijau ya. Beda misalnya kita memakai belimbing wuluh (emangnya mau bikin garang asem hihihi). Yang pasti rasanya segar, aroma rempah daunnya kerasa juga. Tapi bukan berarti ikan kuah asang ini harum aroma pandan ya hehehe. Samar aja aroma pandannya, masih kalah dengan rempah yang lain. Disajikan hangat-hangat saat cuaca dingin...enak banget deh.






Happy cooking...selamat mencoba hidangan dari Manado ya ^_^

Related Posts:



Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).