TALAM LABU




Talam adalah salah satu jajanan tradisional yang cukup populer. Biasanya talam terbuat dari tepung beras atau tepung tapioka yang diadoni dengan santan dan kemudian dikukus dalam cetakan kecil. Selain menggunakan tepung beras atau tepung tapioka, talam juga bisa dibuat dengan campuran labu, ubi, kentang, talas atau juga singkong. Terdapat pula talam gurih yang terbuat dari ebi. 
Talam biasanya dibuat 2 warna sehingga cukup menarik. Warna bisa didapat dari bahan tambahan atau juga memakai pewarna. Misalnya saja talam yang menggunakan ubi ungu sebagai salah satu bahannya, maka akan didapatkan warna ungu yang cantik. Selain itu talam bisa dikreasikan dengan berbagai topping, misalnya nangka, kelapa muda atau bahkan mutiara. Menarik yaa.

Kali ini aku membuat talam labu. Kebetulan masih ada sisa labu kuning yang kubuat kolak, jadi segera diberdayakan menjadi talam. Awalnya aku tertarik sekali dengan talam buatan Mbak Hesti. Penampilannya cantik sekali dan setelah membaca resepnya ternyata talam ini memakai telur. Penasaran sekali karena selama ini aku hanya pernah mencoba resep talam yang tanpa telur. Menurut Mbak Hesti talam dengan resep ini jadinya lembut banget. Jadi....mari kita coba ya resepnya.




TALAM LABU
 Original recipe by Ira Rodrigues - Cooking Tackle

Bahan Adonan Labu :
180 gr labu kuning, kukus dan haluskan
200 ml santan kental
50 gr tepung beras
25 gr tepung tapioka
100 gr gula pasir
1/2 sdt garam
2 butir telur
1/4 sdt vanilli

Bahan Adonan Santan :
180 ml santan kental
40 gr tepung beras
1/2 sdt garam
1 lembar daun pandan, simpulkan

Cara Membuat :
- Campur semua bahan adonan labu kemudian blender hingga halus. Diamkan beberapa saat.
- Panaskan kukusan hingga mendidih dengan api besar. Setelah mendidih, kecilkan apinya dan bungkus tutup kukusan dengan serbet bersih agar air tidak menetes.
- Tuang adonan ke cetakan / cucing yang sudah dioles minyak hingga 2/3 bagian. Kukus selama kurang lebih 10 menit.
- Campur semua bahan adonan santan dan aduk hingga rata. 
- Tuang adonan santan di atas adonan labu kemudian kukus kembali selama kurang lebih 5-8 menit hingga set.
- Angkat dan biarkan hingga tidak telalu panas baru dikeluarkan dari cetakan.
- Siap dihidangkan.

Notes :
Untuk membuat motif di atas adonan santan adalah dengan menuang sedikit adonan labu setelah adonan santan dikukus selama kurang lebih 2 menit.
Tarik adonan dengan tusuk gigi hingga membentuk motif yang diinginkan dan kukus kembali hingga matang.






Beneran deh...teksturnya benar-benar lembut. Enak sekali. Alhamdulillah talam labu ini laris manis. Jadinya sore, eh...sore itu juga langsung ludes hehehe. Mungkin karena memang kami sekeluarga penggemar talam ya, jadi cepet habisnya ^^



Related Posts:



Sample 2 “Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia” . (Bung Karno) “Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno) “Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.” (Soekarno) “Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun”. (Bung Karno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” (Pidato Hari Pahlawan 10 Nop.1961) “Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.” – Bung Karno “Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.” (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno) “……….Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan……” (Bung Karno) Untuk memilih jenis tomat yang akan ditanam hendaknya sesuaikan dahulu dengan karateristik lokasi. Apabila kebun Anda berada di dataran tinggi pilihlah varietas yang cocok untuk dataran tinggi begitu juga sebaliknya. Benih tomat bisa didapatkan dengan mudah diberbagai toko penyedia saprotan. Apabila Anda sulit mendapatkannya atau harganya terlalu mahal, kita bisa membuatnya sendiri. Caranya dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi ukuran (besar) dan bentuk (tidak cacat). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna(tidak cacat atau keriput). Langahnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang akan dijadikan benih. Kemudian biarkan buah tomat tersebut menua di pohon. Setelah cukup tua ambil bijinya dan bersihkan dari lendir yang menyelubunginya dengan air. Setelah itu rendam dalam air, pilih biji yang tenggelam. Kemudian lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya sempurna (tidak cacat atau keriput).